Basi…. Ya
kan
….
Tapi tetap saja dikatakan… dan diumbar… kemana-mana
Dalam sejarah orang-orang dekat yang aku kenal
Yang memiliki perkawinan yang langgeng… dengan lumayan sedikit friksi
Kata itu bahkan seperti tidak pernah dikatakan
Bahkan untuk menyinggung sedikit saja tidak…
Jadi dimanakah yang benar????….
Menurut psikolog, inti keharmonisan adalah komunikasi
Komunikasi yang seperti apa itu …
Hari ini seseorang curhat padaku, tentang seorang yang duu dekat dengannya
Bahwa setelah orang ini menikah, dia tetap menghubunginya
Bahkan berani memintanya menjadi istri kedua
Aku cuma tertawa…………..
Sebenarnya bukan hal yang mesti ditertawakan
Iseng-iseng aku pancing arah pembicaraannya menjadi lebih terbuka
Walaupun dia agak menjaga diri dari yang sebenarnya
Mungkin sungkan padaku
Tapi aku lihat kecenderungan yang tak bisa ditutupi
Bahwa dia sebenarnya sangat suka pada orang tersebut
Dan setengah desperado dengan kehidupannya saat ini
Dia mengarah kepada menerimanya
Hanya saja dia takut pada istri orang tersebut
Hmmm… aku mesti bagaimana (otuke…)
Mencintai……dia begitu mencintai………..
Dengan pengalaman sepertiku apakah cukup kompeten menjawabnya
Entahlah…. Mulut ini seperti ember saja
Seperti biasa, orang yang mengenalku pasti tau
Bakal keluar teori-teori yang entah aku pernah baca dimana
Dengan bekal pengetahuan agama yang pas-pasan
Aku hanya memberi beberapa pilihan
Aku tidak memberi keputusan yang terbaik
Karena aku sendiri bahkan tak tahu yang terbaik buatku
Aku sarankan untuk sholat istikharoh
Dan memberi pertimbangan baik-buruknya
Seorang sahabatku telah mengalami hal yang sama
Waktu itu aku merasa marah dengan keputusannya
Bahkan saat ini dia juga telah bercerai
Aku juga ikut merasa sakit
Di sisi lain aku melihatnya sebagai orang yang hebat
Dengan segala hal yang telah dihadapinya
Tapi aku juga nggak bisa membuat stempel bahwa hal tsb buruk
Hanya oknum, istilahnya.
Tetapi meski mendukung aku sendiri tak mau mengalaminya
Mungkin orang kata egois…
Hmmm….. masih belum bisa mengatasi emosi
Masih arogan…..
Heh…. Mencintai….. begitukah konsekuensinya
Tapi tak perlu khawatir
Bukankah cara orang alim mencintai akan membebaskannya dari api neraka
Heh..heh… semoga bisa meniru cara orang alim amiiiiiiiiinnnn
Biar bisa masuk surga amiiiiiiiiiiiiiiiiiin